Hari Pertama Menjadi Mandiri

Minggu, 28 Agustus 2022

Angkutan umum membawaku pergi, menjauhi tempat di mana aku dibesarkan. Ada rasa berat dalam hati, rasanya belum siap jika harus meninggalkan ibu dan adikku. Tapi, siap tidak siap, hal ini harus aku jalani. Ini adalah kali pertama dimana aku harus hidup mandiri.

Oh iya, tulisanku bulan kemarin bercerita tentang kegelisahan hidupku. Pada saat itu, saya merasa resah karena ditolak SBMPTN untuk yang kedua kalinya, dan ditolak juga ujian mandiri di beberapa universitas negeri. Saya sangat takut jika saya tidak kunjung lulus tes kuliah di universitas negeri, mimpi saya untuk kuliah harus dikubur dalam-dalam, karena orang tua saya tidak akan mengizinkan saya gapyear untuk yang kedua kalinya.

Hingga akhirnya, pada tanggal 1 Agustus 2022, saya dinyatakan lulus di perguruan tinggi negeri di fakultas hukum. Sangat diluar dugaan memang. Perjuangan selama ini seakan terbayarkan. Bahkan ini jauh lebih baik dari rencanaku selama ini. Sejak saat itu, saya percaya bahwa usaha dan do'a yang dilakukan terus menerus, akan menghasilkan suatu keajaiban yang kita inginkan bahkan lebih baik dari yang kita inginkan.

Akhirnya aku tiba di tempat yang aku tuju. Ruangan berbentuk huruf L yang tidak terlalu besar ini akan menjadi rumah sementaraku. Agak jauh memang dari kampus, aku harus naik angkot 2 kali untuk tiba di kampus. Tapi untuk sementara, tempat ini akan kubuat senyaman mungkin.

Salam hormat, semoga bermanfaat.

-         Ditulis di tangga kostan

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Tahun ke-4

Tentang Kegagalan

Untuk Diriku di Masa Depan