Teknologi

Manusia adalah makhluk pengamat terbaik di muka bumi. Mengamati burung, terciptalah pesawat. Mengamati capung, terciptalah helikopter. Mengamati kaki seribu, terciptalah kereta api. Dan masih banyak lagi ciptaan manusia hasil pengamatan dari alam. Bahkan katanya di Negara China sudah berhasil menyalakan matahari tiruan. Luar biasa bukan? Kita seolah berlomba dengan ciptaan sang pencipta. Meniru, hingga akhirnya menciptakan yang lebih sempurna. Tanpa pernah memikirkan dampak yang akan ditimbulkan.

Kita terus berlomba memperbarui teknologi, hingga lupa memikirkan bahwa sampai kapanpun kita tidak akan dapat mengejar teknologi. Tiap tahun teknologi berkembang, bisa jadi 10 tahun mendatang gadget yang kita pakai memiliki kamera yang sudah tak terhitung jumlahnya, bahkan body nya bisa jadi setipis kertas, tapi secanggih apapun gadget yang kita pakai, kita tetaplah orang bodoh, yang diperbudak oleh teknologi.

Teknologi seakan menjadi candu, tidak bermain gadget selama 1 hari sepertinya menjadi prestasi. Gadget menjelma menjadi barang terpenting bagi sang pemilik. Bagaimana tidak, gadget sekarang sudah menyediakan apa yang kita mau. Bahkan tugas sekolahpun bisa dengan gampang ditemukan di internet. Itulah sebabnya gadget lebih pintar dari pada otak murid jaman sekarang.

Semua menjelma menjadi online. Makanan, pakaian, semuanya bisa dibeli secara online. Entah ini kabar baik atau buruk, intinya kita seakan hidup didua dunia, Dunia nyata, dan dunia Maya. Kita tidak pernah tahu, kegilaan teknologi seperti apa yang akan disajikan 10 tahun mendatang. Yang bisa kita lakukan adalah berharap semoga kedepannya teknologi bisa bermanfaat jauh lebih baik, bukan lebih buruk.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Tahun ke-4

Tentang Kegagalan

Untuk Diriku di Masa Depan